BEM UI Bersama Civitas Akademika Tuntut Batalkan PP 75/2021 - Ever Onward Never Retreat
Connect with us

Hi, what are you looking for?

Konferensi pers tentang penolakan terhadap Statuta Universitas Indonesia dilaksanakan di Jakarta, Rabu (8/12/2021). Konferensi ini diadakan Aliansi #CabutStatutaUIPP75/21 dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI setelah audiensi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Kompas ID/SEKAR GANDHAWANGI

NGASUS

BEM UI Bersama Civitas Akademika Tuntut Batalkan PP 75/2021


Proklamator ID – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama Guru Besar, Dosen, Tenaga Pendidik, dan Alumni mendorong seluruh pihak terkait untuk membatalkan PP Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta UI. Hal tersebut kembali digaungkan dengan tagar #CabutStatutaUI; #TurunkanRektorUI; #BubarkanMWAUI, #Cabut StatutaUI.

Tagar ini digaungkan sebagai wujud ketidak-percayaan kepada Rektor UI dan MWA UI pasalnya saat ini disebutkan tidak mampu menyelesaikan permasalahan ini dan mencegah efek domino masalah statuta UI PP 75/21 kepada kampus-kampus lain.

“Jika permasalahan ini tidak kunjung selesai di tingkat UI dan Kemendikbudristek, gelombang aksi akan terus membesar lanjut ke Istana. Presiden Joko Widodo sebagai Presiden RI juga bertanggungjawab atas pengesahan Statuta UI PP75/2021 ini,” tulis Reni Suwarso, Dosen Ilmu Politik UI dalam keterangan resminya (8/12/2021).

Pada Jum’at Lalu (3/12/2021) ketika aksi massa di depan Kemendikbudristek, perwakilan dari aliansi melakukan audiensi dengan Dirjen Pendidikan Tinggi, Nizam dan Irjen Kemendikbudristek, Chatarina Girsang mewakili Menteri Nadiem Makarim.

Pertemuan berlangsung pukul 13.30 hingga 15.00 di Kantor Kemendikbudristek Gedung D. Terdapat beberapa kesepakatan antara lain adalah:

  1. Kemendikbudristek akan mengundang Rektor UI (Ari Kuncoro), Majelis Wali Amanat UI (Saleh Husin), Senat Akademik (Nahrowi) dan Dewan Guru Besar UI (Prof. Dr. Harkristuty Harkrisnowo) minggu ini atau maksimal awal minggu depan bertempat di Kemendikbudristek untuk bersama-sama menyelesaikan permasalahan statuta UI PP 75/21.
  2. Penyelesaian dilakukan bertahap apabila diperlukan.
  3. Semua proses dilakukan terbuka, transparan dan dapat diakses oleh publik. Seluruh proses tersebut akan terus diinformasikan kepada Aliansi BEM se-UI dan Aliansi#cabutstatutauiPP75/21 yang didukung oleh Guru Besar, dosen, tendik dan alumni dan kepada publik sebagai pembelajaran yang berharga untuk 6.500 PTN/PTS Se-Indonesia.
Baca Juga:   Kongres Gerakan Pemuda Marhaenis Dinyatakan Ilegal, Ini Klarifikasinya

Ia menyayangkan kepada pembantu dilingkaran Istana karena belum memahami naskah PP 75 Tahun 2021 dibuat. Sehingga untuk menjaga independensi akademik ditubuh UI adalah politisi yang tergabung didalam Partai Politik tidak masuk kedalam struktur UI.

“Ketika kami sampaikan bahwa kami menuntut Partai Politik tidak boleh masuk ke dalam struktur UI walaupun itu sebagai Anggota Kehormatan MWA UI, terlihat bahwa mereka kaget. Nampaknya, mereka tidak mengetahui/ menyadari ada isu tersebut,” tambahnya.

“Kami juga kaget bahwa ternyata pembantu presiden tidak paham naskah yang mereka sampaikan kepada Presiden untuk ditanda-tangani. Kasihan Presiden Jokowi yang sudah banyak masalah masih dibebani oleh masalah oleh pembantu2nya,” urainya.

Perjuangannya telah dilakukan selama 6 bulan terakhir mulai dari menulis surat untuk rektor UI, MWA UI, Kemendikbud, Kemensetneg, Kemenkumham, Kemenpan RB, menulis surat kepada Presiden Jokowi sudah 3X dan ditanda-tangani oleh 117 Guru Besar UI, mengundang rapat, meminta audiensi, membuat webinar, melakukan survey/ jajak pendapat, penelitian, hingga melakukan aksi massa. Aksi massa telah dilakukan 4 kali dengan rincian 3 kali di UI dan 1 kali di depan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kemendikbudristek. Tiga kali aksi di UI tidak kunjung mendapat respon dari Rektor UI maupun MWA UI. Para pejabat UI menutup telinga dan mulutnya untuk mengamankan kepentingan mereka.

Untuk    itu,    terdapat    beberapa    point    tuntutan    Aliansi    BEM    Se-UI    dan    Aliansi #CabutStatutaUIPP75/21 yang didukung oleh Guru Besar, dosen, tendik dan alumni :

  1. Mengawal seluruh proses yang berlangsung di Kemendikbudristek terkait rapat bersama 4 organ UI dalam menyelesaikan polemik Statuta UI
  2. Mendesak Kemendikbudristek dan 4 Organ UI membatalkan Statuta UI
  3. Menuntut seluruh pihak terkait untuk tidak saling melempar tanggung jawab.
Baca Juga:   Satgas BLBI Lakukan Penagihan Utang Kepada Obligor dan Debitur

Click to comment

Advertisement
close