Dugaan Terlibat Judi Online, GMNI Medan Dukung Kapolri Bersih - Bersih Pejabat Kepolisian - Ever Onward Never Retreat
Connect with us

Hi, what are you looking for?

Ketua DPC GMNI Medan, Andreas Silalahi. Dok Istimewa

NGASUS

Dugaan Terlibat Judi Online, GMNI Medan Dukung Kapolri Bersih – Bersih Pejabat Kepolisian


Proklamator ID – Ketua DPC GMNI Medan Andreas Silalahi mendukung pernyataan Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers usai RDP dengan Komisi III DPR RI di Senayan (25/8/2022) yang menegaskan akan mencopot Kapolda, Kapolres, Direktur bahkan Pejabat di Mabes Polri yang kedapatan terlibat mem-backing bos judi.

“Kami juga sangat mendukung langkah bapak Kapolri yang akan membentuk tim investigasi ke lapangan untuk mengecek keterlibatan anggota dan jaringan Judi, semoga dapat segera turun ke Sumatera Utara lah” ujarnya kepada Wartawan, Jumat (26/8/2022).

Seperti kita ketahui bersama bahwa bos judi terbesar di Sumatera Utara baru-baru ini diinformasikan sudah melarikan diri ke luar negeri saat Polda Sumut melakukan penggrebekan.

“Hal ini bisa menambah ketidakpercayaan publik terhadap institusi Polri karena dinilai tidak PRESISI akibat dari kecolongannya Polda Sumut saat penggrebekan bahkan wajar bila ada yang berasumsi bahwasanya sudah ada pengkondisian terlebih dahulu, ini bisa jadi” tandas Andreas.

Andreas Silalahi juga mengatakan jika Dilihat dalam laman LHKPN untuk periodik 2021 , Kapolda Sumut Irjen Panca memiliki harta kekayaan sebesar Rp 8.635.700.000 .

“Maka dari itu DPC GMNI Medan juga meminta Lembaga pemeriksa Keuangan seperti PPATK harus memeriksa Kapolda sumut terkait isu keterlibatannya dalam Konsorsium 303 agar kepercayaan publik terhadap institusi Polri bisa kembali baik, seperti keinginan Bapak Kapolri” pungkas Andreas.

Belum lagi, kemarin malam ada Kebakaran di Ruangan Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara yang menambah dugaan masyarakat Sumatera Utara terkait keterlibatan Kapolda Sumatera Utara dalam jejaring isu 303 di tubuh Polri.

“Ini merupakan common sense, tidak perlu dibantah, wajar dong masyarakat makin curiga, ada kebakaran di markas Polda saat dimana semua mata masyarakat sumut sedang tertuju kesana menanti bapak Kapolri memeriksa keterlibatan jaringan pem-backing bos Judi Online, wajar kan masyarakat berfikir kebakran itu untuk menghilangkan barang bukti keterlibatan” tambah Andreas.

Advertisement. Scroll to continue reading.
Baca Juga:   GMNI Pertanyakan Kenaikan Laba Pertamina Ditengah Kesulitan Masyarakat Akibat Kenaikan BBM

Andreas menegaskan bahwa GMNI Medan pada prinsipnya menginginkan Polri dalam hal ini Polda Sumut benar-benar mengayomi dan humanis sebagai pelindung rakyat dan bukan menjadi pelindung mafia.

“Oleh karena itu kami mendukung Penuh bapak Kapolri dalam melakukan reformasi struktural dan kultural dalam tubuh institusi Polri demi mewujudkan Polri yang Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi (PRESISI) sebab itu kejadian seperti keanehan penanganan judi ini hingga Kebakaran di Polda menjadi catatan serius bagi Kapolda Sumut” tutup Andreas.

Click to comment

Advertisement
close