Geruduk BPH Migas, GMNI Demo Maraknya Mafia BBM - Ever Onward Never Retreat
Connect with us

Hi, what are you looking for?

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan aksi demonstrasi di depan kantor BPH Migas di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan. Dok GMNI/Proklamator

NGASUS

Geruduk BPH Migas, GMNI Demo Maraknya Mafia BBM


Proklamator ID – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan aksi demonstrasi di depan kantor BPH Migas di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan. Aksi kali ini ditujukan kepada BPH Migas sebagai bentuk respon GMNI atas maraknya penyelewengan dan penimbunan BBM bersubsidi.

Ketua Umum DPP GMNI Arjuna Putra Aldino menyatakan bahwa aksi kali ini ditujukan GMNI dalam rangka menyoroti praktik perburuan rente yang marak terjadi di sektor migas. Menurut Arjuna, praktik perburuan rente inilah yang membuat rakyat gelisah dimana pasokan bbm di lapangan menjadi langka dan antrean di SPBU semakin panjang.

“Maraknya perburuan rente bbm bersubsidi adalah bukti BPH Migas tidak bekerja. Mafia ini membuat rakyat gelisah, pasokan bbm diselewengkan jadi langka, negara bisa kacau”, tutur Arjuna

GMNI menyelenggarakan aksi di depan kantor BPH Migas sebagai bentuk protes banyaknya penyelewengan di sektor hilir migas yakni penyaluran bbm bersubsidi yang terus menerus terjadi. Hal ini membuat subsidi tidak tepat sasaran dan bbm bersubsidi dinikmati oleh yang mereka yang tidak berhak.

“Kami minta Presiden evaluasi kerja BPH Migas bahkan jika perlu di retooling karena ditengah polemik kenaikan harga dan kesulitan masyarakat, perburuan rente masih saja marak terjadi”, tambah Arjuna

Menurut Arjuna, pembenahan sektor hilir migas penting dilakukan. Subsidi sebesar apapun akan percuma apabila di sektor hilir migas kita dikuasai oleh mafia dan para pemburu rente. GMNI juga mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyampaikan data dan kajian maraknya praktik penyelewengan dan perburuan rente bbm bersubsidi. GMNI meminta KPK memeriksa BPH Migas terkait banyaknya penyelewengan di sektor hilir terutama pengaturan distribusi bbm bersubsidi.

“Kami meminta KPK untuk memeriksa BPH Migas. Kita tidak mau lembaga pengatur hilir migas ini jadi sarang pemburu rente, berkongkalikong dengan mafia. Kami sudah serahkan semua data dan kajian kami ke KPK, semoga KPK menindaklanjuti”, tutup Arjuna

Baca Juga:   Izin FPI Belum Diperpanjang, Ini Sebabnya

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

DELIVERY

Proklamator ID – Dinamika pendistribusian Bahan Bakar Minyak menjadi hal yang problematik, serta harus diselesaikan oleh pemerintah, terutama di kawasan Kabupaten Mimika. Kendati demikian,...

NGASUS

Proklamaror ID – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) Arjuna Putra Aldino mempertanyakan kenaikan harga BBM ditengah laba Pertamina...

+62

Proklamator ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Malang, dan beberapa mahasiswa yang tergabung dalam cipayung (HMI Malang, GMKI Malang,...

+62

Proklamator ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DKI Jakarta turut menyoroti isu rencana kenaikan harga BBM bersubsidi. Pasalnya, sinyal...

Advertisement
close