Home WOW Ingin Jadi Timses Pilkada Yang Handal? Ini Rahasianya!

Ingin Jadi Timses Pilkada Yang Handal? Ini Rahasianya!

by Proklamator
Ingin Jadi Timses Pilkada Yang Handal? Ini Rahasianya!


Beberapa hal yang perlu dipahami sebelum pembentukan Tim Sukses adalah menyangkut adanya pemahaman akan wilayah dan warga seperti apa nantinya yang akan dihadapi. Kecuali itu besar kecilnya wilayah dan banyak tidaknya warga yang jadi pemilih akan turut menentukan besar kecilnya Tim Sukses. Yang tidak kalah pentingnya keberhasilan untuk merealisasikan rencana menjadi hasil seperti yang diharapkan, pemimpin harus fokus dan jeli dalam memilih dan mempekerjakan orang-orang yang kreatif, proaktif, disiplin, berdedikasi, loyal dan optimistis di dalam sebuah Tim Sukses.

Kecerdasan pemimpin dalam membangun Tim Sukses secara efektif akan sangat membantu si pemimpin untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan strategis yang membutuhkan konsentrasi dan fokus yang lebih intensif. Kemampuan pemimpin untuk menempatkan pribadi-pribadi yang loyal, antusias, selalu berjuang dengan motivasi yang tinggi, dan yang mau bekerja keras untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawabnya, adalah sebuah syarat terpenting di dalam pembentukan Tim Sukses yang efektif.

Dalam rangka mewujudkan keberhasilan suatu pemilihan kepala daerah secara langsung, yang demokratis dan profesional, selain pemahaman akan wilayah dan masyarakatnya juga perlu disusun manajemen strategi pemenangan kandidat berbasis resource politik, ekonomi, sosial, dan juga agama serta adat, khususnya dalam rangka memastikan kandidat yang berkontestasi mendapat dukungan maksimal dari masyarakat (voters).

Dalam implementasinya, memerlukan proses dan kesiapan Tim yang solid dan profesional, yaitu memahami berbagai strategi alternatif dalam memenangkan pemilihan. Keberhasilan kandidat juga tidak lepas dari kemampuan Tim Sukses dan tim pendukung yang memiliki kompetensi, integritas serta loyalitas dukungan yang massif.

Hal pertama yang perlu diperhatikan terlebih dahulu adalah Sasaran yang akan di garap, yakni para pemilih yang perlu diambil perhatiannya dan dibujuk agar mau memilih Kandidat yang kita ajukan. Pada umumnya para pendukung calon, dapat di bagi dua (2) yakni: Pendukung inti atau lazim disebut basis massa, ini adalah pendukung fanatik yang sangat sulit berubah pilihannya. Pendukung lapis kedua yang lazim disebut partisan, merupakan massa pendukung yang kemungkinan masih bisa berubah pilihannya oleh faktor-faktor tertentu atau tawaran-tawaran tertentu. Begitu juda sengan para pendukung calon pesaing yang juga terdiri dari pendukung inti dan pendukung lapis kedua.

Baca Juga :   Kenali Deretan Bos Startup Yang Kini Jadi Pembantu Jokowi

Berikutnya adalah massa mengambang, yakni pemilih yang belum memutuskan kepada pihak mana suaranya akan diberikan. Massa ini juga dipilah menjadi dua, yakni kelompok Nonpartisipan dimana dari pemilu ke pemilu keputusan pilihan tidak menetap pada satu calon tertentu tapi bisa berubah-ubah tergantung faktor situasional, dan Kelompok Partisipan yang pernah menjadi pendukung calon tertentu tapi akan mengubah pilihannya karena merasa aspirasinya tidak terpenuhi atau tidak puas dengan apa yang pernah dijanjikan Kandidat tersebut kepada mereka selama ini.

Kalau kita melihat beberapa fakta terkait besarnya potensi pemilih ini, maka salah satunya bisa kita lihat dari hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menyebutkan adanya tiga faktor terpenting yang menjadi alasan para pemilih untuk memilih seorang Kandidat. Artinya para pemilih itu ternyata menjatuhkan pilihannya setelah melihat ; program yang ditwarkan Kandidat (22 persen); karena faktor suka dan tidak suka terhadap tokoh yang jadi Kandidat (20 persen), dan faktor kebiasaan, ya dari dulunya yang mereka pilih ya yang dari partai itu saja (20 persen). Sedikit banyak gambaran seperti ini akan memberikan petunjuk yang lebih jelas bagi Think Tank untuk lebih spesifik dalam pembentukan Tim Sukses mereka.

Harus dipahami bahwa tujuan Umum dari pembentukan Tim Sukses ini adalah untuk memperjuangkan kemenangan bagi kandidat yang akan bertarung dalam Pemilihan Kepala dan Wakil Kepala Daerah (provinsi, kabupaten/kota) baik dengan Kandidat yang merupakan Patahana ataupun Kandidat yang diusung oleh partai politik lainnya. Adapun tujuan khususnya, meliputi :

  • Terbentuknya Tim Sukses Pemenangan Kandidat (TSPK) itu sendiri
    Terumuskannya Grand Strategi dan Peta Jalan ( Road Map )Pemenangan Kandidat
    Terlaksananya Traning of Trainer (ToT) bagi Semua Anggota Tim Sukses
    Terlaksananya Survei Pemetaan Politik Dukungan Pemilih dan Perilaku Pemilih
    Terbentuknya Kesiapan Tim Kampanye Bagi Kandidat
    Dengan Kerangka Tahapan Kegiatan Sebagai Berikut:
Baca Juga :   Monetarisasi dan Liberalisasi Indonesia

Berangkat dari analisis dan estimasi waktu pelaksanaan Pemilukada, maka diperlukan waktu untuk masa persiapan, masa pembentukan, masa uji coba dan masa pelaksanaan Kampanye itu sendiri. Oleh karena itu semua pihak perlu memperhatikan waktu dan kesiapan Tim untuk memutar roda organisasi agar dia dapat berperan secara optimal dan sinergis.

Untuk mengoptimalkan kerja Tim Sukses maka sebaiknya, sejak awal perlu disediakan fasilitas berupa sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan misi pemenangan kandidat yang meliputi:

Sekretariat sekaligus base camp. Sekretariat ini bisa berwujud rumah atau ruko dan sedapat mungkin berada di pusat wilayah atau daerah pemilihan. Rumah ini baiknya mempunyai ruangan untuk berbagai kegiatan, yang meliputi kegiatan adminsitrasi yang dilengkapi dengan meja dan kursi sesuai kebutuhan.

Dilengkapi dengan sarana ruangan admin dengan kelengkapannya seperti tempat pengarsipan surat-surat. Juga ada ruangan untuk rapat, ruang pelatihan serta ruangan pendudkung lainnya. Begitu juga dengan sarananya, seperti tersedianya perangkat Komputer lengkap dengan printernya. Ada sambungan telepon dan mesin fax. Tersedia jaringan internet, sehingga berbgaia kegiatan bisa langsung online. Ada juga sarana transportasi, baik berupa roda dua, dan roda empat untuk mendukung mobilitas organisasi. Kenderaan ini sifatnya sebagai kenderaan operasional yang bisa dipakai para pihak sesuai dinamika.

Pembentukan Tim Sukses. Dalam proses mencapai kesuksesan, setiap orang tidak akan terlepas dari faktor dukungan orang lain. Bagaimana pun juga, setiap orang sukses yang Anda lihat hari ini, adalah mereka yang berhasil karena didukung penuh oleh banyak orang di sekitarnya.

Baik dari dukungan moral maupun dukungan teknis. Begitupun dengan diri kita hari ini. agar bisa meraih kesuksesan seperti yang kita impikan dan mencapai tujuan yang sudah kita rancang, kita tidak bisa lepas dari dukungan orang lain. Pertanyaan selanjutnya, apakah mudah untuk mendapatkan dukungan tulus seperti itu dari orang lain? Bagaimana cara orang-orang sukses tersebut bisa mendapatkan dukungan yang hebat dan tulus dari orang sekitarnya. []

Baca Juga :   Kritik Kritis Madzhab Frankfurt

Artikel Lainnya

Apakah kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong. Terima Baca Selengkapnya

Untuk Diperhatikan!
close