Inovasi Digital Bidang Pendidikan Perlu Gandeng Akademisi - Ever Onward Never Retreat
Connect with us

Hi, what are you looking for?

Lokakarya pelatihan komik digital berbasis teknologi informasi bagi guru. FILE/DOK/IST. PHOTO

4.0

Inovasi Digital Bidang Pendidikan Perlu Gandeng Akademisi


Proklamator – Pemerintah Kabupaten Banyumas dinilai perlu mengembangkan metode pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan peserta didik. Oleh karena itu mereka disarankan untuk bekerjasama dengan kalangan akademisi.

Rektor Institut Teknologi (IT) Telkom Purwokerto, Ali Rokhman mengatakan, kerjasama ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran berbasis digital. Pemerintah juga perlu menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif bagi warganya.

“Misalnya dengan memberikan penghargaan bagi pendidik yang mempunyai inovasi dalam bidang pendidikan, misalnya mereka yang mencipatkan konten-konten kreatif dalam pembelajaran. Penghargaan ini akan mendorong kalangan akademis semakin bersemangat mengembangkan inovasi dan riset kreatif,” katanya, Kamis (28/11/19).

Menurut Ali, sentuhan teknologi pada metode pembelajaran ini sebaiknya tidak boleh menghilangkan esensi pendidikan yakni membangun karakter bangsa, dan melestarikan kearifan lokal. Sebagai contoh, dialek bahasa Banyumas tetap masuk dalam kurikulum pendidikan.

Bagi kalangan akademisi, kata dia, era 4.0 harus menjadi pendorong untuk mulai berubah. Pembelajaran harus memanfaatkan teknologi agar lebih mudah diterima oleh generasi milienal.

“Namun perlu dicatat teknologi hanyalah media, esensi pendidikan adalah membangun karakter, inilah yang harus dipegang teguh oleh akademisi,” tandasnya.

Dia menuturkan, saat ini kurikulum IT Telkom disesuaikan dengan visi misi yaitu pengembangan sain dan teknologi yang berfokus pada kesehatan, agroindutri, pariwista dan small medium enterprise (HATS). Kurikulum yang diterapkan tidak hanya teori, tapi juga praktek baik laboratorium maupun di lapangan.

“Mahasiswa diharapkan punya produk inovasi baik dalam tugas kuliah maupun dalam tugas akhir,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Banyumas, Ahmad Husein mengatakan, belum lama ini pihaknya menggelar pameran inovasi bidang pendidikan dan kesehatan. Pameran tersebut merupakan hasil kerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Bikrorasi (Kemenpan RB) melalui Laboratorium Inovasi (Labinov).

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ada puskesmas ini punya kelebihan itu, SD ini, dinas pendidikan punya itu, di SMP ini punya ini, jadi mereka saling belajar satu sama lain. Kalau saling belajar nanti akan kelihatan, juga untuk kebanggaan bisa tampil di depan umum,” ujarnya.

Adapun pada pameran tersebut, ditampilkan 318 judul inovasi yang dihasilkan oleh laboratorium inovasi (Labinov) yang terdiri dari 207 inovasi dari dinas pendidikan, dan 111 inovasi dari dinas kesehatan. Inovasi tersebut tersebar di 80 lembaga pendidikan dan 39 UPT Puskesmas.

Baca Juga:   Disrupsi dan Peluang Tersembunyi
Click to comment

NGASUS

Proklamator ID – Setiap tanggal 27 Oktober, kita merayakan Hari Listrik Nasional. Hari ini menjadi momentum kebangkitan sektor energi di Indonesia. Ironisnya, di zaman...

IOT

Proklamator.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali menyelenggarakan seminar online, kali ini mengangkat tema “Menghadapi Tantangan Pembelajaran Online...

4.0

Proklamator.id – Masih tiga tahun lagi, tapi gaung terkait Pemilu 2024 sudah santer terdengar dari sekarang. Bahkan, berbagai lembaga survei telah rutin merilis survei...

4.0

PROKLAMATOR – Hampir semua manusia di belahan bumi manapun pasti berteriak, ketika menghadapi badai pandemi Covid-19 yang menyerang siapapun dengan tidak pandang bulu dan...

Advertisement
close