Kontribusi Indonesia Berikan Bantuan Kemanusiaan Bagi Warga Myanmar - Ever Onward Never Retreat
Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pengungsi Rohingya yang Putus asa di Bangladesh, Foto: Kevin Frayer/Getty Images/ World Press Photo Awards

WWW

Kontribusi Indonesia Berikan Bantuan Kemanusiaan Bagi Warga Myanmar


Proklamator.id – Indonesia melalui KBRI Yangon serahkan bantuan kemanusiaan untuk Myanmar di Warehouse Myanmar Red Cross Society (MRCS) pada 30 September 2021.

Penyerahan secara resmi melalui perwakilan Duta Besar RI untuk Myanmar, Iza Fadri secara resmi serahkan kontribusi Indonesia kepada Direktur Operasi AHA Centre Yangon, Sithu Pe The.

Penyerahan tersebut disaksikan oleh Deputi Sekretaris Jendral MRCS, Tin Tun Aung.

Serah Terima Bantuan Indonesia Kepada Myanmar, 30 Sep 2021/Kemenlu

Bantuan yang diberikan oleh Indonesia kepada Myanmar berupa Alat Pelindung Diri (APD), Masker KN95, dan sarung tangan medis dengan harga USD 200.000. Sebagaimana dilaporkan oleh Kementerian Luar Negeri dalam keterangan resminya.

Peran Indonesia menjadi bagian dari skema ASEAN Humanitarian Assistance, yang tiba di Myanmar pada 26 September 2021.

Pihak tuan rumah, MRCS pastikan bantuan yang diberikan oleh Indonesia akan disebarkan di rumah sakit yang membutuhkan, serta beberapa komunitas diseluruh Myanmar.

Gelombang pertama, sebagian besar dukungan dari ASEAN telah diterima kisaran pada bulan September 2021.

Tentu, untuk menjalin persaudaraan antar negara, Indonesia selalu berkomitmen membantu berkontribusi dalam kemuanusiaan, salah satunya masyarakat Myanmar secara maksimal.

Dubes Iza menyampaikan kepercayaan kepada MRCS untuk mengetahui di lapangan soal kebutuhan dan kondisi faktual masyarakat Myanmar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Oleh karena itu, ASEAN melalui AHA Centre bekerja sama dengan MRCS untuk memudahkan penyaluran bantuan mengingat MRCS telah memiliki jejaring di penjuru Myanmar serta bekerja sama dengan organisasi internasional termasuk palang merah berbagai negara.

MRCS saat ini memiliki warehouse di setiap region dan states Myanmar.

 

Sejarah MRCS sebagai Organisasi Kemanusiaan di Myanmar

Masyarakat Palang Merah Myanmar atau yang dikenal sebagai Myanmar Red Cross Society (MRCS) merupakan organisasi kemanusiaan terlama dan terkemuka di Republik Persatuan Myanmar. Kesehariannya berkontribusi untuk kesehatan dan kehidupan yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:   Apa Jadinya Manusia Sedunia Tanpa Indonesia?

Dikabarkan dalam keterangan resminya di redcross.org, sejarah kegiatan Palang Merah di Myanmar dimulai pada tahun 1920 sebagai cabang dari Masyarakat Palang Merah India.

Logo Resmi Myanmar Red Cross Society (MRCS)

Kemudian pada tahun 1937 memisahkan diri menjadi anggota dan menjadi Palang Merah Burma. Kemudian diakui oleh diakui oleh Komite Internasional Palang Merah atau International Committee of The Red Cross (ICRC) pada tahun 1939 dan menjadi anggota Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies) pada tahun 1946.

Pemerintah memberlakukan Undang-Undang Masyarakat Palang Merah Myanmar pada tahun 1959 dan menetapkannya sebagai organisasi kemanusiaan permanen. Itu diubah pada tahun 1971 dan 1988.

Di bawah Undang-Undang, Korps Keperawatan St. John dimasukkan ke dalam Masyarakat Palang Merah Burma sebagai Korps Keperawatan Palang Merah.

Pada tahun 1989, menurut Hukum Negara Bagian, Masyarakat Palang Merah Myanmar berganti nama menjadi Masyarakat Palang Merah Myanmar.

Pada bulan Agustus 2015, Undang-Undang Palang Merah Myanmar ditandatangani dan diratifikasi oleh Presiden Republik Persatuan Myanmar, U Thein Sein, dan dipublikasikan melalui media.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

FYI

Proklamator ID – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam pidato sesi debat Sidang Majelis Umum ke-76 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis Pagi (23/09/2021), menegaskan bahwa...

ROMANSING

Proklamator.id – Meski belum ada penelitian yang mendalam guna membandingkan karakter antar bangsa, bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah, pandai bergaul, dan bersikap...

KEPO

Proklamator.id – Juni punya arti penting bagi bangsa Indonesia. Selain hari Lahirnya Pancasila, juga kelahiran Proklamator sekaligus Bapak Bangsa Indonesia, Sukarno. Nah, soal hari lahir...

+62

Proklamator.id – KTT G20 menjadi perhatian dunia di kala pandemi. Pertemuan bilateral antar negara tersebut membahas tentang masalah di setiap negara, tak terkecuali Indonesia....

Advertisement
close