Momentum HUT RI Ke-77, Forum Sekjen Cipayung Plus Gelar Napak Tilas Kemerdekaan - Ever Onward Never Retreat
Connect with us

Hi, what are you looking for?

Forum Sekjen Cipayung Plus Gelar Napak Tilas dalam Rangka Merayakan HUT RI Ke-77. Dok Istimewa

+62

Momentum HUT RI Ke-77, Forum Sekjen Cipayung Plus Gelar Napak Tilas Kemerdekaan


Writer: Aji Cahyono

 

Proklamator ID – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke – 77, Cipayung Plus melalui Forum Sekretaris Jendral yang diikuti 8 Organisasi Ekstra (GMNI, IMM, HIKMAHBUDHI, KAMMI, HIMA PERSIS, LMND, KMHDI, GMKI) menerbitkan Piagam Rengasdengklok pada Selasa (16/08/2022). Agenda tersebut, memuat penerbitan Piagam Rengasdengklok Cipayung Plus merupakan rancangan besar yang digaungi oleh Organisasi Ekstra Cipayung tersebut dalam rangka memaknai ulang situasi nasional terkini di momentum hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke – 77 Tahun dan hasil dari kegiatan “Napak Tilas Kemerdekaan Tahun 2022”. Acara tersebut berlangsung dengan lancar tanpa adanya hambatan, meskipun beberapa organisasi cipayung absen dalam kegiatan tersebut.

Acara yang dimulai pada tanggal 15 Agustus ditandai dengan adanya konsolidasi di DKI Jakarta, kemudian dilanjutkan dengan agenda napak tilas kemerdekaan di Kabupaten Karawang serta Kota Blitar. Makna dari Napak Tilas tersebut, tidak hanya sekedar ditafsirkan dalam bentuk ruang kontemplasi nilai nilai yang terkandung didalam sejarah pergerakan bangsa atas perlawanan untuk merebut kemerdekaan, melainkan bagaimana kelompok muda melibatkan diri dalam kerja road map gerakan dalam menjawab tantangan terkini serta menyiapkan masa depan.

Kendati demikian, Forum Sekjen Cipayung Plus turut melaksanakan agenda silaturahmi dengan pimpinan Pemerintah Daerah (PEMDA) Kabupaten Karawang dalam rangka harmonisasi gagasan untuk menyamakan cara pandang dari perspektif nilai historisitas dan advokasi sejarah. Kemudian dilanjutkan denagn kunjungan ke Monumen Kebulatan Tekad dan Cagar Budaya Rumah Penculikan Bung Karno dan Bung Hatta oleh Kelompok Pemuda, serta bersilaturahmi ke Pimpinan Pondok Pesantren Al- Baghdadi, KH Junaedi Albaghdadi. Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan lintas iman terhadap pondok pesantren yang dibangun oleh semangat mencerdaskan kehidupan bangsa serta memupuk nilai kebangsaan.

Baca Juga:   Media Internasional Mewartakan Presiden Jokowi Dukung Amnesti Akademisi Soal Kritik Perekrutan Dosen

“Kami melakukan komunikasi dan advokasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Karawang, terkait pentingnya revitalisasi Cagar Budaya Rumah Penculikan Bung Karno dan Bung Hatta di Rengasdengklok agar juga berfungsi sebagai wahana edukasi sejarah nasional. Terutama penguatan pesan bahwa ada peran kelompok pemuda dalam peristiwa perumusan teks proklamasi kemerdekaan,” kata perwakilan Forum Sekjen Cipayung Plus, Ravindra melalui keterangannya, Rabu (17/08/2022).

Menurut Ravindra, Agenda komunikasi dan advokasi Forum Sekjen Cipayung Plus dilakukan bersama Bupati Kabupaten Karawang, Cellica Nurrachadian, dan Kapolres Karawang, AKBP Aldi Subartono. Selanjutnya, Forum Sekjen Cipayung Plus akan menindaklanjuti komunikasi dan advokasi dengan Pemerintah Pusat secara khusus Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

“Nantinya kami akan mempertemukan Mas Menteri Nadiem Makarim dan Dirjen Kebudayaan Mas Hilmar Farid, terkait revitalisasi cagar budaya direngasdengklok dengan Pemda Karawang,” tutur Ravindra. Hal ini kami lakukan sebagai salah satu output dari temuan “Napak Tilas Kemerdekaan”, bagaimana sejarah harus terus diingat, dijaga dan dilestarikan dari generasi ke generasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Peran Forum Sekjen Cipayung Plus akan terbatas pada fungsi komunikasi, advokasi dan pengawasan berlanjut. “Kami ingin sejarah penculikan Rengasdengklok menjadi peristiwa yang mengingatkan bagaimana Indonesia harus tetap ada sampai kiamat menjemput. Dan bagaimana kelompok pemuda berperan penting diRengasdengklok, salah satunya Sukarni pemuda asal Blitar, Jawa Timur,” tutup Ravindra.

Click to comment

Advertisement
close