Home WWW Pemerintah Tiongkok Tolak Rencana WHO Tentang Studi Asal Usul Covid-19

Pemerintah Tiongkok Tolak Rencana WHO Tentang Studi Asal Usul Covid-19

by National Marhenist
Zeng Yixin, Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional, dan direktur kelompok kerja R&D vaksin di bawah gugus tugas antar-lembaga Dewan Negara, pada konferensi pers di Beijing, Cina Desember lalu (Photo: Leo Ramirez/AFP via Getty Images)

Proklamator – Seorang pejabat tinggi kesehatan China, pada hari Kamis (22/7), mengatakan bahwa pemerintah tidak menerima rencana World Healthy Organization (WHO)  melakukan studi penyelidikan asal – usul Covid – 19.

Sebagaimana yang diberitakan oleh Associated Press bahwa teori itu diduga dimulai dari kebocoran laboratorium hanya sebagai “rumor”. [1]

Sebelumnya, Direktur Jendral WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan “terlalu dini” untuk mengesampingkan teori kebocoran laboratorium dan mengusulkan studi fase kedua tentang asal-usul virus.

Kendati demikian, Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional, Zeng Yixin mengatakan dalam konferensi pers, ia terkejut dengan proposal WHO mengunjungi Wuhan yang diduga sebagai tempat virus munculnya pertama kali terdeteksi.

Baca Juga: Tsar Nicolas II dan Vodka Yang Menghancurkan Kekaisarannya

Dikabarkan juga oleh Al Jazeera, Wuhan sebagai tempat sekelompok peneliti dari badan kesehatan PBB yang berkunjung pada bulan Januari. [2]

Zeng menduga penelitian tindak lanjut “tidak ilmiah”

“Tidak mungkin bagi kami untuk menerima rencana penelusuran asal seperti itu,” ujar Zeng.

Pekan lalu, Tedros mengungkapkan asal-usul virus corona merupakan “latihan ilmiah yang harus dijauhkan dari unsur politik” sebagaimana yang diberitakan oleh Reuters. [3]

Baca Juga: Mengenang Perjuangan Sang Proklamator di Bandung

“Agar itu terjadi, kami berharap China mendukung fase proses ilmiah berikutnya dengan membagikan semua data yang relevan dalam semangat transparansi,” katanya.

Perdebatan tentang asal usul virus corona mendapatkan daya tarik dalam beberapa bulan terakhir setelah intelijen AS sebelumnya tidak diungkapkan, bahwa tiga peneliti dari Institut Virologi Wuhan jatuh sakit, sehingga dirawat di rumah sakit pada November, 2019 sebagaimana pertama kali diberitakan oleh Wall Street Journal dibulan Mei [4]

AS dan negara-negara lain, bersama dengan beberapa ilmuwan, telah menuntut penyelidikan lanjutan oleh WHO.

Baca Juga :   Elon Musk Bantu Perusahaan Farmasi Buat Vaksin Covid-19

Presiden Biden mengatakan pada bulan Mei bahwa dia telah meminta komunitas intelijen Amerika untuk “menggandakan upaya mereka” untuk menyelidiki asal-usul virus. (Aji/Proklamator.id)

 

[1] Ken Morigutsu, China rebuffs WHO’s terms for further COVID-19 origins study, https://apnews.com/article/health-china-coronavirus-pandemic-united-nations-a20391afec60601f3d666efc3c18b61d?utm_medium=AP&utm_source=Twitter&utm_campaign=SocialFlow. Diakses pada tanggal 23 Juli 2021 pukul 12.01 WIB

[2] Thomas Peter, COVID-19 origins: China rejects WHO proposal to return to Wuhan, https://www.aljazeera.com/news/2021/7/22/covid-19-origins-china, diakses pada tanggal 23 Juli 2021 Pukul 12.04 WIB

[3] Stephanie Nebehay, WHO proposes fresh coronavirus mission to China and lab audits, https://www.reuters.com/world/asia-pacific/who-proposes-fresh-mission-china-lab-audits-diplomats-2021-07-16/ diakses pada tanggal 23 Juli 2021 pukul 12.11 WIB

[4] Michael R. Gordon, Warren P. Strobel and Drew Hinshaw, Intelligence on Sick Staff at Wuhan Lab Fuels Debate on Covid-19 Origin, https://www.wsj.com/articles/intelligence-on-sick-staff-at-wuhan-lab-fuels-debate-on-covid-19-origin-11621796228, diakses pada tanggal 23 Juli 2021 Pukul 2021

Artikel Lainnya

Apakah kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong. Terima Baca Selengkapnya

Untuk Diperhatikan!
close