Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nikita Kruschev pada tahun 1960 bersama presiden Sukarno, kepala pemerintahan Soviet itu berkunjung ke Indonesia. Rupanya kunjungan itu meninggalkan kesan mendalam pada tokoh Soviet itu, sehingga mendapat tempat dalam buku memoarnya. LIFE
Nikita Kruschev pada tahun 1960 bersama presiden Sukarno, kepala pemerintahan Soviet itu berkunjung ke Indonesia. Rupanya kunjungan itu meninggalkan kesan mendalam pada tokoh Soviet itu, sehingga mendapat tempat dalam buku memoarnya. LIFE
Nikita Kruschev pada tahun 1960 bersama presiden Sukarno, kepala pemerintahan Soviet itu berkunjung ke Indonesia. Rupanya kunjungan itu meninggalkan kesan mendalam pada tokoh Soviet itu, sehingga mendapat tempat dalam buku memoarnya. LIFE

ROMANSING

Presiden Putin: Bung Karno Teman Karib Bangsa Rusia


Proklamator.id“Hubungan baik ini (Indonesia-Rusia) dibangun oleh teman karib bangsa kami Presiden pertama Indonesia Sukarno” – Vladimir Putin

Hubungan diplomatik Indonesia dengan Rusia atau dulu dikenal dengan Uni Soviet, sudah terjalin sejak 1950. Sejak kunjungan pertama presiden Sukarno, hubungan persahabatan antara kedua negara itu terus berkembang. Namun, tak berarti bahwa hubungan antara kedua negara tidak pernah mengalami kemunduran karena adanya fluktuasi politik internasional ataupun dalam negeri.

Sejak resmi menjalin hubungan diplomatik di tahun 1950, barulah enam tahun kemudian presiden Sukarno menginjakkan kaki di Uni Soviet.

Nama ”Indonesia” sudah dikenal di Uni Soviet lama sebelum Indonesia merdeka. Dalam buku karangan Aleksander Guber yang ditulis pada 1933, nama “Indonesia” sudah tercantum. Saat itu, Indonesia sebenarnya masih disebut Hindia Belanda, namun Uni Soviet memilih menyebut negara ini sesuai dengan sebutan yang digunakan oleh para pejuang Indonesia.

Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 1945. Perjuangan menjaga kemerdekaan tidak otomatis selesai setelah proklamasi. Belanda dan pihak sekutu berusaha untuk merebut Indonesia dengan melancarkan agresi-agresi militer.

Di tengah tekanan Belanda untuk kembali menguasai Indonesia, sejarah mencatat Uni Soviet, Ukraina, Belarus, dan sekutu-sekutu Uni Soviet di PBB secara konsisten mengecam keras agresi Belanda terhadap Indonesia.

Pada 24 Desember 1949, Uni Soviet menerima informasi resmi mengenai kesepakatan hubungan Belanda dan Indonesia. Setelah itu, Menteri Luar Negeri Uni Soviet Andrei Vyshinsky langsung mengirimkan telegram kepada Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Mohammad Hatta yang berbunyi:

“Atas nama pemerintah Uni Soviet, saya dengan hormat memberitahukan kepada Anda, sejak pengakuan kedaulatan Republik Indonesia pada 27 Desember 1949 di Den Haag, Belanda, pemerintah Uni Soviet memutuskan mengakui kedaulatan dan kemerdekaan Republik Indonesia dan bersedia membangun hubungan diplomatik dengan Indonesia.”

Advertisement. Scroll to continue reading.
Baca Juga:   Dubes RI Ungkap Tingginya Minat Warga Slovenia Ingin Berwisata ke Indonesia

Oleh karena itu siapa yang tak kenal dengan sosok Soekarno, bahkan namanya sempat ditakuti dunia karena kebijakannya yang tegas dan tak takut resiko sebesar apapun itu.

Kisah unik tentang Soekarno di Rusia itu juga banyak diceritakan atau dikisahkan oleh para warga Rusia ataupun daerah bekas Uni Soviet lainnya.

Arti sosok presiden pertama Indonesia Ir. Sukarno bagi kalangan rakyat Rusia tidak main-main dan sangat dikenang oleh banyak warga Rusia hingga kini.

Saking begitu melekatnya sosok Sukarno di Rusia, Vladimir Putin, presiden Rusia sekarang menyebutkan bahwa Sukarno selalu di ingat oleh bangsa Rusia hingga kini, bahakn ada anak-anak di Rusia dinamai dengan nama Sukarno.

Kedua anak itu yakni Sukarno bin Kamil (bahasa Rusia disebut Sukarno Kamilevich) dan Sukarno bin Muhammad (Rusia: Sukarno Magomedovich).

Kini usia mereka masing-masing 16 tahun dan 14 tahun.

Diketahui bahwa penamaan itu adalah warisan kekaguman sang kakek buyut terhadap keteladanan Sukarno, yang ia abadikan dengan menamai keturunanya dan masih terawat hingga kini.

Keteladanan dari seorang Sukarno membekas begitu dalam dan tertanam kuat pada diri Musa Gashimovich, Ketua Kelompok Tani (Kolkhoz) asal Dagestan. Meski tak berkenalan secara langsung, sosok Sukarno ia kenal saat mengikuti sidang Komite Sentral Partai Komunis Uni Soviet di Kremlin, Moskow, pada Juni 1961. Selain dihadiri berbagai kalangan dan tokoh dari seantero Negeri Beruang Merah, pertemuan itu juga dihadiri beberapa pimpinan berbagai negara, termasuk Sukarno.

Bahkan mata pelajaran bahasa Indonesia yang dulu hanya diajarkan di tiga Universitas di Rusia kini menjadi empat Universitas di Rusia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KEPO

Proklamator.id – Juni punya arti penting bagi bangsa Indonesia. Selain hari Lahirnya Pancasila, juga kelahiran Proklamator sekaligus Bapak Bangsa Indonesia, Sukarno. Nah, soal hari lahir...

KEPO

Proklamator.id – Soekarno lebih kita kenal sebagai tokoh nasionalis Indonesia. Meskipun ia menyerap pemikiran banyak tokoh dari beragam ideologi seperti Marxis, Sosial Demokrasi (Sosdem), Islamis...

+62

Proklamator.id – KTT G20 menjadi perhatian dunia di kala pandemi. Pertemuan bilateral antar negara tersebut membahas tentang masalah di setiap negara, tak terkecuali Indonesia....

WWW

Proklamator.id – Utusan khusus Presiden Vladimir Putin, Zamir Kabulov, mengatakan Rusia akan mengundang perwakilan Taliban dalam dialog internasional terkait Afghanistan di Moskow. Kabulov menjelaskan,...

Advertisement
close