Home Kabar Sepak Terjang Timur Indonesia Bersatu Dalam Membantu Korban Banjir Jabodetabek & Banten

Sepak Terjang Timur Indonesia Bersatu Dalam Membantu Korban Banjir Jabodetabek & Banten

by Elhamdowi Alkadrie
Sepak Terjang Timur Indonesia Bersatu Dalam Membantu Korban Banjir Jabodetabek & Banten

Proklamator – Timur Indonesia Bersatu (TIB) di bawah komando Andreas Parapaga terus bergerak menyalurkan bantuan bagi para korban banjir, terutama ke sejumlah titik yang sulit diakses dan dijangkau.

Setelah berjibaku menembus desa-desa terisolir di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor pada Sabtu (4/1/2020), TIB juga menyisir lokasi banjir bandang dan longsor yang meluluhlantakkan sebagian wilayah Lebak, Provinsi Banten, Senin (6/1/2020).

Meski memprioritaskan daerah terisolir, bukan berarti warga Jakarta yang terdampak banjir lepas dari perhatian Timur Indonesia Bersatu.

Andreas Parapaga yang merupakan salah satu penggagas TIB mengatakan bahwa pihaknya pun telah menyalurkan bantuan ke beberapa titik di Jakarta, yakni Rawabuaya, Cengkareng, Rawajati, Kramatjati dan Bekasi.

Hal itu disampaikannya saat bakti sosial di RT 015, RW 006, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Jumat (10/1/2020).

“Pertama, tentunya kami turut prihatin dengan apa yang menimpa saudara-saudara kita semuanya. Semoga mereka tidak kehilangan semangat hingga kehidupan masing-masing kembali pulih seperti sedia kala. Terimakasih untuk para donatur dan relawan yang telah menyumbangkan materi, tenaga dan pikirannya. Mudah-mudahan dapat sedikit meringankan beban-beban saudara kita,” ujar Andreas Parapaga.

Timur Indonesia Bersatu (TIB) saat bercengkerama dengan warga korban banjir di RT 015, RW 006, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (10/1/2020). (Proklamator)

Dalam menyalurkan bantuan ini, TIB sengaja berhubungan langsung dengan warga yang menjadi korban banjir maupun longsor. Tujuannya tidak lain adalah agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan sampai ke tangan yang berhak menerimanya.

Bantuan tersebut antara lain berupa sembako, pakaian laik pakai, tenda, perlengkapan bayi, selimut, bantal, kasur, tikar, peralatan sekolah dan alat kebersihan.

“Daripada kita ikut-ikutan berpolemik, entah itu soal penyebab banjir bahkan ada yang saling menyalahkan, lebih baik kita fokus pada penanganan dampak banjir melalui langkah nyata berupa bantuan kemanusiaan seperti yang sudah kami laksanakan. Ini juga sebagai bukti bahwa kami orang-orang Timur juga dapat memberikan atau melakukan sesuatu untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana. Karena selama ini tidak bisa dipungkiri kalau orang lain itu memandang kami dengan sebelah mata,” tutur Andreas Parapaga.

Baca Juga :   Sosialisasikan Mengenai Autoimun ke Para Ibu, Wanita Permabudhi Gelar Seminar

Dalam waktu dekat, TIB akan kembali menyambangi korban banjir dan longsor di Lebak, Banten. Selain membawa bantuan (terutama perlengkapan sekolah & alat kebersihan), mereka juga akan menerjunkan tim untuk membantu warga dalam membersihkan sisa-sisa bencana.

Sementara itu, Teguh selaku Ketua RT 015 RW 006 mengungkapkan rasa terimakasihnya. Bukan tanpa alasan, sebanyak 48 KK atau 157 jiwa yang ada di bawah kendalinya, masih minim tersentuh bantuan. Padahal, banjir merendam pemukiman mereka hingga kedalaman 2 meter.

“Terimakasih kepada Timur Indonesia Bersatu yang telah peduli dengan kesulitan yang menimpa warga di sini. Terus terang saja, sebelumnya kami merasa di-anak-tirikan karena di RW lain warganya mendapatkan bantuan yang cukup, tapi di sini tidak. Padahal sama-sama menjadi korban banjir,” kata Teguh.

Ia meminta agar pemerintah melakukan pengawasan terkait penyaluran bantuan bagi para korban banjir atau pun bencana lainnya. Alasannya, seringkali bantuan hanya menumpuk di posko tetapi yang sampai kepada warga tidak seberapa.

Artikel Lainnya

Apakah kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong. Terima Baca Selengkapnya

Untuk Diperhatikan!